| KEJAR SEJARAH | ||||
|
|
Sayangnya, Arema tak akan tampil dengan kekuatan penuh. Kapten mereka, Pierre Njanka, absen karena hukuman akumulasi kartu kuning. Untungnya, striker Dendi Santoso sudah bisa kembali bermain setelah menjalani hukukam kartu merah. Bagi Arema, partai ini sangat penting dalam mewujudkan misi mengawinkan gelar musim ini. “Sangat disayangkan, kartu kuning kedua Njanka justru tak seharusnya dia terima. Tapi ya sudahlah, dia dapat kartu itu karena kesalahan dan tidak seharusnya bertindak ceroboh. Kami siapkan Purwoko Yudhi dan dia sudah cukup fit untuk turun, juga masih ada Hermawan,” kata Robert Rene Albert, pelatih Arema. Meski tampil pincang, Arema sangat antusias. Maklum, mereka amat mendambakan menyandingkan trofi Indonesia Super League (ISL) dan Piala Indonesia. Sudah dibayarkannya gaji yang tertunda selama dua bulan menambah rangsangan. ***Untuk selengkapnya, baca di TopSkor hari ini (31 Juli 2010)*** |

.jpg)







SOLO – Baik Sriwijaya FC (SFC) maupun Arema Indonesia yang akan bertemu di final Piala Indonesia yang dimainkan di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/8), sama-sama mengejar sejarah. Kedua tim ingin mencatatkan diri dalam sejarah sebagai klub pertama yang tiga kali menjadi juara. Arema jadi kampiun di musim 2005 dan 2006. Sedangkan SFC pada musim 2007 dan 2008/2009.
Komentar anda