|
MIAMI – Efek domino bernuansa positif tengah terjadi di tim Miami Heat. Tim milik Micky Arison ini tengah menikmati sukses mereka mempertahankan Dwyane Wade yang berimbas pada datangnya dua bintang NBA, LeBron James dan Chris Bosh.
Tidak sampai di situ saja, pemain Heat seperti Udonis Haslem pun rela bayarannya dipotong demi tetap bertahan bersama Heat. Dengan demikian, kondisi tim Heat bisa dikatakan sangat kondusif untuk menyambut NBA musim mendatang. Haslem, power forward berusia 30 tahun ini pada Selasa (13/7) setuju dengan kontrak baru bernilai 20 juta dolar AS (sekitar Rp 180 miliar) untuk jangka waktu empat tahun.
Padahal, dirinya sempat ditawar 10 juta dolar AS lebih tinggi oleh Denver Nuggets. Heat sendiri memotong gaji Haslem sebagai upaya penghematan sekaligus agar salary cap mereka musim ini tidak melebihi batas maksimal yang ditentukan NBA, takni 58,044 juta dolar AS.
“Saya tidak akan menjadi diri saya lagi jika saya memutuskan pergi hanya karena uang. Dengan tim seperti sekarang, peluang untuk menjadi juara sangatlah terbuka lebar dan saya pun berjanji untuk berusaha keras bersama rekan setim mewujudkan hal tersebut,” Haslem menegaskan.
Heat memang ibarat mendapat durian runtuh pada masa off-season ini. Mereka mendapatkan pemain berkualitas dengan harga yang lumayan miring. James dan Bosh sendiri masing-masing dikontrak “hanya” dengan nilai 110,1 juta dolar AS untuk jangka waktu enam tahun. ***
|