Adu Rekor
Jumat, 18 Juni 2010 00:06    PDF Cetak E-mail

LOS ANGELES – Dua tim yang saling berhadapan di final NBA tahun ini, Boston Celtics dan Los Angeles Lakers sama-sama memiliki keyakinan penuh jelang game ketujuh final NBA di Staples Center, Los Angeles, Jumat (18/6) pagi WIB. Pasalnya, keduanya sama-sama memiliki rekor yang pantas dikedepankan sebagai alasan.

Untuk kubu Celtics, mereka bisa mengacu rekor pertemuan mereka melawan Lakers jika babak final berlangsung tujuh game. Dalam empat final sebelumnya, musim 1962, 1966, 1969, dan 1984, Celtics selalu berhasil mengalahkan Lakers dengan skor 4-3 (lihat boks). Sejarah manis ini tentunya ingin diulangi oleh Paul Pierce dan kawan-kawan saat ini.

“Saya menyukai tekanan dan senang memainkan game ketujuh di markas Lakers,” ucap Pierce. “Saya harus memenangkan gelar kedua bagi Celtics karena dengan begitu saya bisa merasa pantas berjajar dengan legenda Celtics lainnya,” kata kapten Celtics ini menambahkan.

Jika Celtics berpegang pada rekor tersebut, Lakers akan memilih catatan mengesankan milik pelatih Phil Jackson. Pelatih berjuluk “Zen Master” ini tidak pernah kalah dalam 47 pertandingan babak play-off jika anak-anak asuhannya memenangi laga pertama. Karena itu, Lakers yakin rekor tersebut berlanjut karena di final ini mereka mampu memenangkan game pertama.

“Ini momen bersejarah karena jika berbicara tentang kedua tim ini sama halnya dengan berbicara tentang sejarah NBA,” ucap Lamar Odom, forward Lakers.***

 

Tulis komentar


Kode sekuriti
Refresh